Racauan Tengah Malam

Perasaan ini bagaikan H2O berbentuk double helix yang terus bertumbuh tanpa henti dalam tubuhku. E=MC2 menjelaskan bagaimana perasaan ini telah lama berdiam dalam diriku.

CO2 yang kau keluarkan ketika kau menghela napas dan berusaha untuk berbicara tidak lebih dari sekedar buangan. Namun di dunia ini tidak ada satupun yang sia-sia, bahkan segala kesalahan yang kau buat dapat menjadi harta yang paling berharga pada esok hari.

Tahukah kamu bahwa tubuh kita merupakan sebuah konduktor kecil yang kuat? Sebuah konduktor yang dapat menyampaikan dan menerima perasaan orang-orang di sekitar kita? Termasuk kasih sayang dan cinta. Dan ketika perasaan itu mengaliri konduktor dalam tubuh ini, akan ku-uji dengan kertas lakmus-ku untuk mengetahui kadar kekuatannya.

Hubungan yang awalnya hanya sebuah pertemanan perlahan teraduk disebabkan reaksi thermal yang terjadi antara kita. Ketika ku menangkap pandanganmu yang lurus searah skala tabung pengukur, perasaanku seperti berada di dalam cawan petri, secara perlahan membelah dan bertumbuh semakin besar.

Hubungan kita, bagaikan sebuah teka-teki yang bahkan tidak bisa dipecahkan oleh Aristoteles. Sebuah teka-teki mengenai arti keberadaan kita disini yang masih tersembunyi rapat disuatu tempat.

Bahkan dalam keadaan tercemar H2O2 yang menyebabkan kekhawatiran berlebih tentang sesuatu yang terjadi di masa lalu. Kita, umat manusia harus terus melaju menuju masa depan. Sama seperti seorang yang menggunakan Helium untuk terbang di tengah badai petir yang bergemuruh. Bahkan ketika kita tidak mengetahui satu hal pun kita harus tetap melaju ke depan dengan pasti!

Dengan segala kecemasan, harapan, dan sedikit Iodin, tangan kita terhubung hingga ke tingkatan struktur molekul yang terkecil. Pada saat itu dengan yakin ku katakan, karena kau berada disini aku menjadi sedikit lebih kuat.

Hubungan kita, bagaikan mimpi yang bahkan tidak bisa digambarkan oleh Einstein. Suatu hari nanti akan ku perlihatkan betapa berharganya waktu-waktu yang kita habiskan disini. Menghabiskan waktu bersama untuk memecahkan sesuatu yang tidak bisa diselesaikan oleh Aristoteles…

Sebuah teka-teki

Mengenai arti keberadaan kita di dunia

Advertisements
Tagged , ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: