2014 to 2015

Well, it’s already the tenth day of 2015 but I think it’s never too late to write things right? I’m in the middle of finals now but decided to ‘run away’ and write some blog posts again after a long time.

Continue reading

Advertisements
Tagged , ,

Malang: First Impression

Ini adalah pertama kalinya aku mendaratkan kaki disebuah kota yang asing dengan niatan bukan untuk wisata atau berlibur. Kali ini aku mendaratkan kaki tidak hanya ke kota yang asing namun juga ke dalam area perkembangan. Langkah pertama yang dilakukan kaki-ku saat menuruni kereta adalah langkah pertama menuju petualangan di daerah rimba bernama “kedewasaan”. Continue reading

Tagged , , , ,

Untitled: About the Characters

Jadi, akhir-akhir ini saya banyak memiliki khayalan dan fantasi, mungkin karena saya sudah terlalu lama libur hehe. Nah, daripada saya membuang begitu saja khayalan dan fantasi tersebut akan lebih baik jika saya tuangkan dalam cerita bersambung, bukan? Berikut adalah tokoh-tokoh yang ada dalam cerita bersambung yang sedang saya garap. Oh iya, daftar ini akan selalu di-update seiring dengan berjalannya cerita Continue reading

Tagged , , , , , , , ,

Racauan Tengah Malam

Perasaan ini bagaikan H2O berbentuk double helix yang terus bertumbuh tanpa henti dalam tubuhku. E=MC2 menjelaskan bagaimana perasaan ini telah lama berdiam dalam diriku.

CO2 yang kau keluarkan ketika kau menghela napas dan berusaha untuk berbicara tidak lebih dari sekedar buangan. Namun di dunia ini tidak ada satupun yang sia-sia, bahkan segala kesalahan yang kau buat dapat menjadi harta yang paling berharga pada esok hari. Continue reading

Tagged , ,

Between Jakarta and Malang

panorama_unibraw

Without realizing that the time has pass very quickly, my departure day came closer and closer than before. In 10 days I’m going to leave this harsh city where I was born, grown up, and learn a lot of things. Yes, I’m going to take my feet out of Jakarta and go to the city I’ve never visited before, Malang.  Continue reading

Tagged , ,

Prologue

April 2014

Matahari telah naik kembali ke singgasana-nya setelah sekitar 12 jam membiarkan sang Rembulan menjadi penjaga Bumi yang sudah lelah menampung beban yang berlebih. Matahari dengan segala kerendahan hati mulai menyapa satu-persatu makhluk hidup yang menggantungkan hidupnya kepada Bumi. Dengan lembut sang Matahari memeluk mereka semua dengan cahaya pagi yang sangat hangat sehangat Indomie rebus yang disajikan kala hujan menerpa, wuih.  Continue reading

Tagged , , , , ,